Wacana penurunan Dana Desa di 2022
Kabar Desa Media Desa

Wacana penurunan Dana Desa di 2022

Wacana penurunan Dana Desa di 2022 _ mudah-mudahan tidak berimbas pada kegiatan pembangunan desa.

MEDIA DESA _ Menurut diwacanakan Anggaran Dana Desa tahun 2022 dari tahun sebelumnya Rp 72 triliun akan terkontraksi menjadi Rp 68 triliun saja.

Yustinus Prastowo yang merupakan Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis mengatakan, Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) memang ada terjadi perubahan terutama dana desa.

 

Namun demikian walaupun terjadi perubahan pengurangan dana desa untuk tahun 2022 nanti, diharapkan tidak menghambat desa dalam meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan warga desa.

Menurut pendapat Yustinus Prastowo yang merupakan Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis mengatakan, pembangunan desa pada dasarnya tidak ketergantungan pada anggaran Dana Desa Semata-semata, akan tetapi masih ada skema-skema lain untuk digunakan dalam pembangunan dan peningkatan kesejahteraan di desa.

 

“Jangan terpaku pada dana desa tapi hubungan-hubungan lain yang lebih kuat baik dengan skema ada DAK, DID, DAU, yang penting tidak tumpang tindih tetapi konvergen saling memperkuat,” jelas Yustinus dalam Webinar yang disiarkan Fitra TV, Selasa (7/9).

 

Negara juga mempertimbangkan kemampuan keuangan dalam Wacana penurunan dana desa. dimana negara anggaran sangat terkuras pada penanganan pandemi Covid-19 di tahun depan, juga terdapat beberapa indikator lainnya.

 

“Ada beberapa hal sekarang dilakukan, upaya terus peningkatan kualitas kebijakan dana desa di 2022 supaya tata kelola lebih kuat APB desa lebih baik dengan pendekatan sistem termasuk sinkronisasi kebijakan dengan penggunaan dana desa ini,” imbuhnya.

 

Baca Juga :

 

Wacana penurunan Dana Desa di 2022 _ walaupun ada wacana penerunan Anggaran dana Desa Tahu 2022 nanti, akan tetapi Kementerian Keuangan dapat memastikan bahwa target SDGs desa akan terus didorong agar tercapai tepat waktu.

 

Bumdes untuk tahun depan merupakan salah satu prioritas dari pemerintah pusat. dari prioritas dana desa tersebut untuk memperbaiki kelembagaan dan manajemen Bumdes. pemerintah pusat mendorong agar Bumdes jadi buffer penting bagi perekonomian desa.

 

“Program pendampingan Bumdes akan terus dilanjutkan oleh kementerian keuangan dengan harapan ini akan menjadi sarana transformasi bagi desa,” jelasnya.

 

Penurunan Dana Desa tahun depan Pada dasarnya pemerintah kasih mengalokasikan anggaran untuk penanganan Covid-19. dan juga pemerintah menilai masih belum optimal dalam hal Penyerapan dana desa semester satu.

Dimana pada tahun anggaran 2021 penyaluran dana desa sampai semester satu masih lebih rendah atau -32,25% kalau dibandingkan periode yang sama pada tahun anggaran 2020.

RAPBN hingga saat ini masih terus berproses, artinya masih akan terbuka mengenai masukan terhadap alokasi dana desa tahun depan apakan ada penurunan dana desa atau tidak.

“Ini masih terbuka diskusi, kita akan bahas. Pada intinya pusat-daerah terus mendukung desa supaya semakin maju semakin mandiri dan sejahtera,” ungkapnya.

 


MEDIA DESA


PermenDesaPDTT Nomor 7 Tahun 2021 Ttg Perioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2022

 

Permenaker No 16 Tahun 2021 | Tentang Berupa Subsidi Gaji/Upah (BSU)

 

Permendesa PDTT NOMOR 3 TAHUN 2021

 

Dana Bergulir Masyarakat Eks Program PNPM Wajib menjadi BUMDesa

Penerima BLT Dana Desa 2021 Berdasarkan Peraturan Pemerintah

 

Langkah Langkah Pendaftaran BUMDes

 

 

2 Replies to “Wacana penurunan Dana Desa di 2022

Leave a Reply

Your email address will not be published.